Inilah 3 Indikator Bahwa Kamu Memiliki Fase Menstruasi yang Sehat

Menstruasi

Menstruasi adalah sebuah fase yang hadir minimal sebulan sekali dan akan dialami setiap perempuan mulai dari masa baligh hingga masa monopause.

Menstruasi sendiri merupakan terjadinya peluruhan dinding pada rahim perempuan (endometrium) berisi cairan lendir dan pembuluh darah yang akan keluar melalui vagina. Adanya peluruhan ini berasal dari lapisan dinding rahim yang sebelumnya menebal dikarenakan akan mempersiapkan kehamilan. Namun dikarenakan tidak terjadinya pembuahan (kehamilan), maka dinding rahim yang mengalami penebalan pada fase sebelumnya  tidak lagi diperlukan oleh tubuh dan terjadilah menstruasi.

Pada saat menstruasi, setiap perempuan biasanya mengalami berbagai macam gejala bawaan yang akan cenderung berbeda dan bisa berubah ubah setiap kedatangannya. Namun hal ini masih berada dalam porsi wajar selama kamu tidak mengalami beberapa gejala berlebihan yang bisa sangat mengganggu bahkan menghambat pekerjaan.

Yuk cek 3 indikator umum yang perlu kamu ketahui apakah fase menstruasimu normal atau sebaliknya.

  1. Volume Darah

Volume darah yang berlebihan saat menstruasi disebut dengan menorrhagia. Nah volume yang berlebihan itu seperti apa ? yaitu :

  • Harus ganti pembalut setiap jam dalam kurun waktu beberapa jam
  • Harus menggunakan dobel pembalut untuk menampung darah
  • Terbangun saat tidur karena harus mengganti pembalut
  • Mengalami lemas atau sesak nafas menyeruai gejala anemia
  • Menstruasi dalam durasi waktu lebih dari tujuh hari
  • Darah menstruasi berisi gumpalan gumpalan besar selama lebih dari sehari
  1. Siklus Menstruasi

Biar tidak salah menghitung siklus menstruasi kamu, berikut ini  contohnya. Semisal pada bulan lalu, kamu menstruasi tanggal 20. Kemudian pada bulan ini kamu menstruasi tanggal 18. Lebih awal memang, tapi jangan mengira kalau hal ini berarti menstruasimu tidak lancar. Karena lancar tidaknya menstruasimu tidak bisa ditentukan dengan cara seperti itu. Tanggal awal menstruasi tidak selalu sama persis setiap bulan

Baca Juga  6 Cara Cepat Turunkan Berat Badan, Bisa Kamu Coba Sekarang

Adapun cara yang tepat menghitung siklus menstruasi adalah dengan menghitung rentang waktu dari hari pertama kamu menstruasi sampai hari sebelum hari pertama menstruasi selanjutnya tiba. Secara normal, rata rata perempuan mengalami siklus menstruasi 28-35 hari. Dan siklus ini seharusnya konsisten setiap bulan dan tidak naik turun.apalagi jika naik turunnya terjadi dengan drastis. Misalnya jika siklus menstruasi Anda 29 hari dalam sebulan, lalu berubah lebih panjang menjadi 34 hari di bulan depan, serta turun lagi menjadi 26 hari pada bulan berikutnya maka ini bisa disebut tidak sehat.

Coba catat, apabila siklus menstruasimu kurang dari 25 hari, mungkin kamu berada di fase yang disebut lutheal phase defect atau cacat fase luteal. Kondisi ini biasanya disebabkan Estrogen Dominance, yaitu kondisi kadar hormon estrogen naik terlalu tinggi dalam kaitannya dengan kadar progesteron. Sementara, apabila siklus menstruasimu lebih lama dari 35 hari, ada kemungkinan kamu memiliki kondisi sindrom ovarium polikistik (PCOS) atau amenore yang menjadi penyebab umum gagalnya ovulasi. Namun jangan khawatir, kamu masih bisa memeriksakan diri ke dokter.

  1. Pendarahan yang dialami hanya pada saat menstruasi

Kenali kembali bahwa keluarnya darah (flek) pada kamu hanya terjadi saat tiba waktunya menstruasi. Selain itu apabila terjadi pendarahan, itu artinya kamu mengalami perdarahan yang tidak teratur. Kondisi ini menjadi indikator hormon progesteron atau yang menahan lapisan rahim kamu berada di level rendah sehingga menyebabkan dinding rahim atau endometrium luruh tidak pada waktunya.

Namun hal ini tidak sepenuhnya dialami semua perempuan, karena ada beberapa perempuan yang mengalami kondisi ini selama ovulasi. Perdarahan saat ovulasi terjadi biasanya berlangsung selama 1-2 hari. Dan darah yang keluar pada umumnya berupa bercak ringan saja. jadi jangan panik karena hal ini adalah sesuatu yang wajar.

Baca Juga  Kamu Wajib Tahu, Inilah Fakta Tentang Bahaya Mie Instan

Banyak hal yang bisa mempengaruhi periode bulananmu agar semakin normal dan lancar. Diantaranya adalah menerapkan pola hidup yang sehat seperti mengkonsumsi makanan yang sehat, istirahat yang cukup, tidak bergadang, mengontrol stress dan juga menjaga ketenangan batin melalui ibadah spiritual yang baik. Wah, banyak peluang ladies. Jangan panik dan tetap semangat ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *