Bulan Depan, Harga Mobil Bekas Terjun Bebas

Kebijakan pemerintah yang baru dalam relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru mengancam pedagang mobil bekas. Akan ada kemungkinan penurunan harga pada masa awal relaksasi yang berlangsung bulan Maret mendatang.

Karena mobil baru turun, di awal-awal ada penyesuaian harga. Pastinya harga mobil bekas terutama tahun muda turun juga. Kalau mobil bekas nggak diturunin harganya, kemungkinan besar gak akan laku karena harganya dekat, misal mobil bekas 2020 dengan mobil baru 2021.

Pedagang mobil bekas harus mengantisipasi hal tersebut. Salah satunya dalam menjual mobil Toyota Avanza, mobil sejuta umat yang harga bekasnya diproyeksikan juga akan jatuh. Namun, penurunan harga itu tergantung diskon pada mobil baru setelah adanya relaksasi PPnBM. Selain itu juga tahun keluaran mobil bekas ikut menentukan.

Harga mobil Avanza baru yang termurah saat ini mulai dari Rp202.7 Juta untuk tipe Avanza 1.3 E MT. Untuk yang termahal hingga Rp230.35 Juta yaitu tipe Avanza 1.5 G MT. Ketika harganya ada penurunan puluhan juta, kemungkinan besar harga mobil bekas di tahun baru keluaran 2018, 2019, 2020 akan terkoreksi sama. Namun berbeda dengan mobil bekas tahun yang lebih tua yang sudah diatas 5 tahun.

Jika saat ini harga mobil bekas Avanza di angka Rp 160 jutaan untuk tahun 2018, maka setelah adanya relaksasi kemungkinan harganya bisa menjadi Rp 140 juta hingga Rp 150 jutaan. Begitu juga dengan Avanza bekas tahun lebih muda di 2019, dari Rp 170 juta bisa menjadi Rp 150 juta hingga Rp 160 jutaan.

Baca Juga  Aneh bin Ajaib, Mobil Avanza Mendadak Berada di Tengah Hutan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *