Inilah Beberapa Perbedaan Emosi Laki-laki dan Perempuan

Berikut adalah beberapa perbedaan emosi laki-laki dan perempuan yang kami kutip dari kajian dr. Aisah Dahlan. Selamat belajar dan semoga bermanfaat.

• Kunci menghadapi suami dan anak laki2 : belajar lagi : belajar lagi supaya kita bias memahami tentang makhluk ciptaan Allah bernama “Laki Laki” ini… bahwa kita tidak merasa sendiri belajar dalam hal ini.

• Laki Laki menyukai benda. Gadget, otomotif. Berbeda dengan wanita, ia selalu berusaha bagaimana pernikahan itu bisa SAMAWA.

• Pada otak laki laki, kapasitas berbicara lebih sedikit, wanita lebih pandai bicara dan bisa bekerja sambil terus bicara. Kapasitas bicara laki2 7000 kata/hari, kalau wanita 16000-20000 kata/hari.

• Ketebalan Cortex Cerebri (kulit kepala) berisi sel2 saraf yang tersambung sambung. Laki laki lebih tebal bagian kanan. Berarti secara anatomi Allah ciptakan untuk jago teknologi, cepat rileks. Bagian kanan adalah otak kreatifitas, music, imajinasi, intuisi(ide), benda, warna. Bagian kiri adalah otak menganalisa, cenderung mengitung, sistem teratur, detail, syair lagu.

• Wanita ada bagian Corpus Colossum (bagian tengah otak membentang vertical agak kedalam). Bagian ini serat saraf yang menghubungkan otak kiri dan kanan. Wanita memiliki Bagian ini lebih tebal dari laki laki, sehingga ia mampu mengerjakan lebih dari satu pekerjaan dalam satu waktu (Multitasking). Tapi jangan membanggakan (apa apa bunda, apa apa bunda. Hehehe) padahal ini adalah fitrah. Allah ciptakan lebih tipis, sehingga ia kalau mengerjakan sesuatu kalau sudah 10menit, ia akan fokus. Dan menyebabkan pendengarannya menurun. Makanya kalau laki laki sedang bekerja/fokus lebih dr 10 menit, kalau dipanggil tidak dengar. Ini adalah sunnatullah,, bilang aja dalam hati (MaasyaAllah suamiku/anakku lakik bangettt) jangan marah wahai bunda. Semangat. Makanya kalau sudah tau ini fitrah, manggil mereka saat fokus pertahankan sampai panggilan ke 5.

• Ingat rugi kalau kita memanggil laki laki dengan ekspresi marah. Mengapa ?, Karena menurut riset, laki laki senang melihat wanita tersenyum. Entah itu istrinya atau yang lain. Inget ilmunya bunda sayang.

• Kalau wanita karena efektifitas multitaskingnya tinggi, suka gak fokus. Contoh belok kanan, lampu sen ke kiri, sering keliru masuk toilet pria, salah nunjuk arah, susah parkir. Aduh, bunda wanita banget deh.

• Pancaran emosi laki laki dan pria berbeda. Pancaran ini dilakukan oleh corpus colossum (rumah emosi) untuk mempengaruhi otak (mengaktifkan 2 belahan otak). Jumlah pancaran pada pria hanya ada 2 pancaran saja di belahan otak bagian kanan saja namun jenis pancaranya adalah besar. Sedangkan pada wanita, memiliki jumlah pancaran yang banyak tersebar di belahan otak bagian kanan dan kiri namun ukurannya kecil kecil hal ini lah yang mengakibatkan emosinya mempengaruhi yang lain, mengganggu pekerjaannya yg lain. Berbeda dengan laki laki, otak kirinya tidak terganggu. Allah menyetting ini supaya laki laki tetap bisa bekerja.

• Nucleus suprachiasmaticus. Adalah sesuatu dalam otak yang mempengaruhi pola respon marah dan agresifitas. Dalam otak laki2 bentuknya cerutu (diluar menunjukkan respon marahnya, untuk melindungi miliknya). Sedangkan pada wanita bentuknya bola (memikirkan banyak hal). Tahan untuk tidak marah/ menghentikan reaksi marahnya, kalau bisa diam atau bahkan bersikap pro dulu (memihak dia) atau mengelus punggungnya (mengeluarkan hormone bahagia pada belaian ketiga / hormon dopamine keluar). Karena responnya itu bagi laki laki adalah bentuk perannya untuk menyelamatkan kalau di luar rumah.

• Respon otot wajah
Respon wajah wanita berespon pada reaksi emosional pada 2,5 detik kemudian. Sedangkan laki laki 0,25 detik. Hanya karena hormon testosteronnya membuatnya melatih menyembunyikan emosi wajahnya (maskulinitas).
sedangkan hormon esterogen pada wanita menyebabkan respon wajahnya ini berlanjut untuk mencerminkan emosi pada dirinya, dan terkadang secara sadar membesar besarkan emosi tersebut. Ini karena hormon bundam bukan kita sengaja memanipulasi keadaan. Menahan sesuatu bagi perempuan itu tidak enak, nanti menjadi emosi yang tersimpan dan mengganggu organ tubuh. Biarkan ia terpancar. Semangat bunda dan jangan dituding laki laki tidak berperasaan ya.

• Wanita dengan masalah yang dimiliki lebih suka berbagi karena hormonnya dia harus sharing, dan juga karena jumlah komunikasinya perhari. Ada riset kalau wanita jumlah katanya kurang dari 16000 kata perhari, tidurnya tidak nyenyak. Wadaww. Jadi luapkan bundaa. Hiks
Beda dengan laki laki, laki laki yang sedang memiliki masalah/ tertekan/capek, ia cenderung suka menyendiri, diam karena otaknya adalah otak solusi (otak kanan). Biarkan saja dulu, beri waktu sebentar.. itu adalah haknya. Tuntutan hormon dalam dirinya. Ia akan mulai berbicara ketika ia sudah menemukan solusinya. Karena laki laki ingin dilihat sebagai pahlawan, entah anak laki atau suami.

• Wanita kalau cerita tentang permasalahannya tidak mau diberi solusi. Hanya mau didengar, dibelai. Beda dengan laki laki yang selalu ingin memberi solusi, tidak tahan ketika wanitanya sedih. Padahal bukti cinta laki laki adalah dengan memberi solusi.

• Wanita butuh dimanjakan
Laki laki butuh dikagumi. Pujilah ia ketika memiliki solusi. Pantang menegur, memberi masukan kritikan, di depan keluarga, teman atau orang lain. Usahakan saat berdua saja.

• Wanita butuh dimengerti dan difahami
Laki laki butuh punya daerah kekuasaan. Semaunya sendiri, kursi kerjanya, mejanya, barang2nya, alat alatnya. Dan ingat ya bunda, saat laki laki mengerjakan sesuatu. Pantang diganggu yang lain. Maka, cukup penuhi kebutuhannya. Makan, minum, rapikan tempat kerjanya, dll. Makanya, laki laki sulit ditinggal istrinya lebih dari 3 hari.

• Pada saat laki laki tiba di rumahnya, 10 menit pertama tidak mau diajak bicara meskipun itu berita gembira. Cukup salam dan ucapan singkat tentang kedatangan (contoh : eh, ayah sudah pulang). Selanjutnya, Ia akan menuju tempat favoritnya terlebih dahulu, menaruh barang barang, lalu otak kanannya mendeteksi ruangan.
Lalu kapan kita bisa menyapanya ?, tunggu kode yaitu “dipanggil”
mengapa seperti ini? Karena, apabila bunda tetap mengajaknya bicara sebelum 10 menit, ia tidak akan bisa merespon perasaanya. Karena factor otot wajahnya masih dikuasai oleh hormon testosterone.

• Pria cenderung melihat warna dasar. ( biru – kuning – ijo ). Berbeda dengan perempuan, variatif.

• Otak Pria dalam keadaan istitahat, 70% aktivitas elektriknya mati. Sedangkan pada otak wanita, dalam keadaan istirahat 90% aktivitas elektriknya hidup. Oleh sebab itu, laki laki cepat tidur dan sangat pulas. Kalau perempuan lebih sulit dan lebih sering mimpi. Terutama sering mimpi yang terkait dengan kondisi perasaanya. (ketika mimpi buruk, ingat meludah ke kiri. Kalau bisa suami di sebelah kanannya bunda saja. hehe). Inilah mengapa wanita sering mimpi buruk, cepat penat. Jadi tak apalah bunda sesekali memanjakan diri. Pria dibiarkan dulu istirahat oleh Allah, karena energi yang dibutuhkan pria saat bekerja adalah lebih besar dari pada wanita di dalam rumah.

• Sifat sifat diatas berlaku untuk laki laki dengan usaia saaat kita Menikah dengannya sampai ia menginjak usia paruh baya (40 – 45 th keatas)

• Fase laki laki Secara hormonal, pada usia 50 tahun keatas (paruh baya) dapat mengontrol emosi negative dengan lebih baik serta dapat membiarkan pergi emosi negative, bahan bakar menjalankan sirkuit otak pria berubah. Lebih banyak mengunakan hormon esterogen (hormon ratu) dan hormon oksitosin (hormon putri), tidak terlalu banyak menggunakan hormon laki laki yaotu hormon testosterone (hormon raja) dan hormon vasopressin (hormon ksatria). Sehingga pria lebih lebut, lebih suka memeluk (mesra), senang bermain dengan cucunya dan suka ngajarin baik ilmu maupun motorik.

• Fase perempuan terdiri dari 3 fase :
45-50 (Pre Menopouse) hormon laki dan perempuan tidak menentuminat pada hubungan seks berfluktuasi. Tidur tidak menentu juga suasana hati, mudah kesal, super moody.
55-58 (Menopouse) puncak perubahan hormon.
59-keatas (Pasca Menopouse). Hormon wanitanya menurun. Lebih banyak merasa ketenangan, gairah hidup baru, gairah seks segar kembali.. Hormon wanitanya menurun. Lebih banyak merasa ketenangan, gairah hidup baru, gairah seks segar kembali. Minatnya melakukan apapun yang disukainya, dan minat mengurusi orang lain menurun. Santai santai saja.

• Fase Premonopouse (usia 45-50), ada penelitian menunjukkan 10% – 20% wanita ingin ganti suami. Ini karena dorongan gejolak emosi yang besar. Apalagi kalau kurang ilmu.