Inilah Perbedaan Stabilizer Kamera EIS dan OIS

Handphone sekarang harga 2 jutaan aja kameranya udah bagus ya udah ada image stabilizernya.

Kalau di video, image stabilizernya itu berfungsi untuk membuat video lebih stabil saat kita melakukan perekaman video sambil bergerak atau berjalan.

Kalau untuk foto, stabilizer itu fungsinya untuk meredam getaran saat kita memotret. Karena kadang kita memotret terlalu kenceng menekan tombolnya atau mungkin saat memotret kita dalam kondisi lapar atau dalam kondisi galau jadi ada sedikit karena getaran saat memegang handphone itu membuat foto kita jadi ngeblur.

Baca Juga  Wow.. Samsung Rilis Ponsel Canggih Harga 1 Jutaan di Indonesia

Nah, dengan stabilizer itu kita mampu meredam getaran itu.

Sebelumnya kita mau jelaskan dulu dua jenis stabilizer pada kamera handphone ada EIS dan OIS, kita mulai dari EIS dulu ya, EIS itu kependekan dari Elektronik Image Stabilizer, kalau EIS teknologi stabilizer dari sensor kamera ini memberi efek di video gambarnya jadi cedut-cedut kayak efek frame rate drop.

Baca Juga  Mi Mix Fold, Ponsel Lipat Pengguna Lensa Cair Pertama di Dunia

Efek cedut-cedut ini akan akan lebih terasa saat kita merekam pada malam hari atau dalam keadaan Low LED kurang cahaya gitu kemudian efek EIS disini membuat video jadi ngecrop sedikit karena proses menstabilkan video menggunakan EIS ini akan menscaling gambar menjadi lebih kecil jadi nggak full frame lagi.

Nah, kalau mau dibikin full frame gambarnya harus di crop. Kelebihan stabilizer EIS harganya lebih murah dibandingkan OIS dan biasanya ada di handphone kelas mid range.

Baca Juga  Harga HP Samsung Galaxy A10S dan Spesifikasi Lengkapnya

Oke sekarang kita masuk ke stabilizer OIS, OIS itu kependekan dari Optical Image Stabilizer, kalau OIS itu teknologi stabilizernya di lensa kamera. Gampangnya di lensa kamera ada eksis stabilizer semacam pegas jadi kamera fleksibel mengikuti gerakan. Ini membuat video jadi lebih stabil tanpa efek cedut-cedut dan crop.

Kekurangan stabilizer OIS yang pertama lebih mahal dibandingkan EIS, biasanya cuman ada di handphone flagship dan katanya kalau menggunakan OIS itu bisa bikin baterai lebih boros tapi kita rasa enggak terlalu signifikan.

Baca Juga  Spesifikasi Realme 8, Ponsel 5G Termurah di Indonesia

Intinya kualitas foto atau video itu tidak ditentukan oleh stabiliser tapi tetap ditentukan oleh siapa yang megang kamera jadi kalau misalnya kita bisa memaksimalkan apa yang kita punya ya hasilnya pasti lebih baik akan lebih maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.