Begini Cara Dapetin Bantuan Rp 40 Juta untuk Bangun Rumah

Kebutuhan akan tempat tinggal yang layak huni, aman dan terjangkau semakin meningkat. Untuk mendapatkan rumah, orang dapat memilih untuk membeli rumah menggunakan beberapa metode pembayaran atau membangun rumah sendiri. Setidaknya 41% orang Indonesia lebih suka membangun rumah daripada membelinya.

Pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memiliki Program Bantuan Pembiayaan Perumahan (BP2BT) berbasis tabungan yang tersedia bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan batas upah Rp8 juta ke bawah.

Baca Juga  Inilah Syarat dan Cara Daftar KIP Kuliah (Kartu Indonesia Pintar) 2021

“41 persen ingin membangun sendiri daripada membeli dari BP2BT yang membiayai pembangunan umum dan infrastruktur perumahan (PUPR). ), Herry Trisaputra Zuna dalam Forum Perumahan Indonesia, Kamis (14 Oktober 2021).

Dia mengatakan bantuan modal atau uang muka yang diberikan pemerintah tidak akan melebihi 45 persen dari total biaya konstruksi, atau Rs 40 juta untuk sebuah rumah.

Baca Juga  Buruan Cek Disini! Syarat dan Cara Dapat BLT UMKM Rp 1,2 Juta

“Katakanlah kalau biaya konstruksinya Rp 90 juta, kalau biaya pembangunannya Rp 40 juta, maka akan dicicil Rp 50 juta. Dengan begitu, 41 persen bisa diuntungkan,” ujarnya.

Selain BP2BT, pemerintah juga memiliki program bantuan FLPP yang terbukti telah digunakan 1.097.176 unit. Program ini akan dilanjutkan pada tahun 2022 dengan target 200.000 unit.

Baca Juga  Begini Cara Mudah Mencairkan BLT UMKM Rp 2,4 Juta

Berikut persyaratan untuk mengikuti program BP2BT Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat:

– Warga Negara Indonesia yang berusia 21 tahun atau sudah menikah.
– Pasangan (suami/istri) tidak memiliki rumah dan tidak pernah menerima hibah pemerintah untuk kepemilikan rumah.
– Pendapatan maksimal Rp 6 juta untuk rumah tapak dan pendapatan maksimal Rp 8 juta untuk rumah susun
– Anda memiliki minimal 1 tahun kerja atau bisnis
– Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan (SPT) Orang Pribadi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
– Anda harus sudah menabung di bank BTN minimal selama tiga bulan.

Baca Juga  Inilah Persyaratan untuk Pendaftaran Kartu Prakerja