Daftar Disini, Bantuan Kuota Internet Cair September-November 2021

Terkait penanganan pandemi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah memberikan dukungan sebesar Rp 13,2 triliun pada tahun 2020 dan 2021 serta mengirimkan 53.706 relawan mahasiswa untuk menangani pandemi.

“Bantuan tersebut terdiri dari kuota internet dan uang kuliah tunggal (UKT). Pada 2020, bantuan kuota data internet ditargetkan 35,6 juta pelajar, mahasiswa, guru, dan dosen dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim. Deklarasi tersebut dilakukan secara online di Jakarta pada Rabu (4/8) saat peresmian kelanjutan bantuan kuota data internet dan uang kuliah tunggal (UKT) 2021. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga hadir dalam peresmian tersebut.

Terkait bantuan UKT 2020-2021, total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp2 triliun yang dialokasikan untuk 419.605 mahasiswa PTN dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang terdampak pandemi.

Baca Juga  5 Aplikasi Internet Gratis Tanpa Kuota untuk Android

Selain itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan subsidi upah dengan total anggaran Rp 3,7 triliun untuk 2 juta guru dan tenaga kependidikan non-publik serta 48.000 seniman seni budaya. Selain total anggaran Rp 405 miliar untuk rumah sakit pendidikan, yang bertujuan untuk menambah kapasitas 30 rumah sakit pendidikan dan fakultas kedokteran PTN dan PTS, untuk memfasilitasi PSA, reagen dan alat deteksi Covid dengan RT-PCR.

Selain itu, relawan mahasiswa dan dosen juga telah didukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk membantu pengendalian Covid melalui pengerahan 15.000 relawan mahasiswa dan merekrut 38.706 mahasiswa didampingi 5.106 dosen menjadi 8.351 melalui program Kampus Mengajar di 34 provinsi dengan anggaran Rp 353 miliar.

Baca Juga  Bantuan Kuota Internet Gratis dari Kemendikbud Diperpanjang, Cek Disini

“Untuk memastikan pendidikan berkualitas tetap tersampaikan selama pandemi ini, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan akan mengalokasikan tambahan Rs.2,3 triliun pada bulan September untuk terus mendukung kuota data internet untuk 26,8 juta siswa, siswa, guru, dan fakultas untuk didistribusikan. Oktober dan November 2021.”, tegas Menteri Nadiem.

Perlu diketahui bahwa untuk siswa PAUD, besaran bantuan dialokasikan sebesar 7 GB/bulan dan untuk bantuan data internet lanjutan 10 GB/bulan untuk siswa SD dan SMP. Untuk pendidik PAUD dan jenjang SD dan SMP adalah 12 GB/bulan. 15 GB/bulan disediakan untuk mahasiswa dan dosen.

Baca Juga  Panduan Cara Upgrade Kartu Telkomsel 3G ke 4G Sendiri Dirumah

Total dukungan kuota data internet tahun 2021 adalah kuota umum yang dapat digunakan untuk mengakses semua halaman dan aplikasi kecuali yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan yang ada di situs resmi Internet Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id.

Untuk mempercepat mekanisme pendataan penerima manfaat, kepala dinas pendidikan harus segera memasukkan data siswa, siswa, guru, dan dosen, termasuk nomor handphone, ke dalam sistem data pendidikan dasar (Dapodik). dan di database universitas (PD Dikti). Langkah selanjutnya adalah memasang Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) di http://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id (untuk PAUD, SD, dan SMP) atau http://kuotadikti.kemdikbud.go.id (untuk kualifikasi masuk universitas).

“Mohon diusahakan selesai paling lambat 31 Agustus 2021,” kata Menteri Nadiem. Dukungan kuota data internet akan didistribusikan pada 11-15 September, 11-15 Oktober, dan 11-15 November 2021 dan berlaku selama 30 hari setelah diterima.