Fatwa MUI Tentang Trading Saham

Bagaimana hukum perdagangan / trading saham dalam Islam? Mari kita bahas bersama hukum trading saham menurut ajaran islam.

Trading Saham

Saham adalah surat berharga yang menunjukkan kepemilikan suatu perusahaan. Salah satu pilihan investasi yang sangat menarik adalah saham. Salah satu alasannya adalah bahwa investasi ekuitas dapat menghasilkan pengembalian yang relatif tinggi.

Trading saham berbeda dengan investasi saham. Trading saham biasanya untuk pembelian dan penjualan jangka pendek, sedangkan investasi saham biasanya jangka panjang dengan menganalisisnya terlebih dahulu.

Baca Juga  Fatwa MUI Tentang Trading Saham - Bagian 2

Namun, banyak orang yang beranggapan bahwa trading saham itu judi/haram. Apakah itu benar? Yuk, cari tahu faktanya dalam penjelasan di bawah ini.

Pendapat MUI tentang pasar modal

Hukum investasi pasar modal/saham diperiksa secara khusus oleh Dewan Syariah Nasional MUI.

Dari hasil pemeriksaan, MUI menyimpulkan bahwa berlaku fatwa hukum pasar modal Indonesia sebagaimana tertuang dalam fatwa DSN No. 40. MUI memiliki beberapa pendapat tentang penyertaan modal, antara lain sebagai berikut.

Baca Juga  Aplikasi Trading Saham Online Terbaik dan Terpercaya untuk Pemula

# 1 Pendapat Pertama

Muamalah sah dengan melakukan transaksi jual beli saham.

Hal ini dikarenakan pemegang saham/shareholder merupakan rekanan dalam perusahaan yang memiliki andil tertentu dalam kepemilikan saham tersebut.

#2 Pendapat Kedua

Saham di perusahaan perdagangan atau manufaktur diperbolehkan. Ber-musahamah, ber-syarikah (kerjasama) dan melakukan transaksi saham dari perusahaan yang sah diperbolehkan.

Namun, asalkan perusahaan itu benar-benar ada dan tidak mengandung ambiguitas atau ketidakpastian material.

Baca Juga  Tips Trading Saham untuk Pemula yang Wajib Diketahui

Kenapa begitu? Karena saham merupakan bagian dari kepemilikan modal yang dapat menghasilkan keuntungan bagi pemilik/pemegang saham sebagai akibat dari kegiatan usaha dan komersial perusahaan.

Dengan cara ini, aktivitas investasi ekuitas adalah sah secara hukum dan tanpa keraguan.

# 3 Pendapat Ketiga

Menjual dan menjaminkan saham diperbolehkan, yang penting memperhatikan peraturan yang berlaku di perusahaan.

Baca Juga  Penting! Begini Cara Trading Emas Online yang Aman

Fatwa MUI Tentang Trading Saham

Hukum Trading Saham

Bagaimana hukum trading saham? Jika saham diperdagangkan melalui spekulasi, maka perdagangan saham dapat dikatakan haram/tidak diperbolehkan.

Menurut Ustad Oni, ada banyak variasi dalam perdagangan saham. Salah satunya adalah short selling.

Beberapa karakteristik dari indikator short selling adalah sebagai berikut.

  • Motivasi utama transaksi ini bukan untuk berinvestasi, tetapi untuk membeli dan menjual.
  • Transaksi biasanya singkat.
  • Penjualan saham dilakukan karena naiknya harga saham.
Baca Juga  Review Phemex Platform Trading Cryptocurrency

Karakteristik transaksi di atas tidak diperbolehkan berdasarkan fatwa DSN MUI. Hal ini dikarenakan transaksi jual beli saham mengandung unsur spekulasi (kebetulan) yang diharamkan dalam Islam.