Simak, Inilah Jenis Pelanggaran dan Besarnya Denda Tilang Elektronik

Jenis Pelanggaran dan Besarnya Denda Tilang Elektronik

Sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) sedang ditingkatkan lebih lanjut. Ini dibuktikan dengan pemberlakuan tilang elektronik secara nasional mulai 23 Maret 2021.

Baca Juga  Begini Cara Bayar Denda Tilang Elektronik

Sistem tilang elektronik ini merupakan salah satu cara bagi polisi untuk meningkatkan rasa disiplin dalam berkendara di tengah masyarakat dan meminimalisir adanya oknum-oknum yang menunjukkan rasa iba ketika melakukan tindakan terhadap pelanggaran lalu lintas.

“Ini bisa meningkatkan kedisiplinan di masyarakat dan mematuhi aturan lalu lintas. Bermain robot tanpa bertemu petugas membuat mereka lebih transparan dan menciptakan transparansi,” kata Kombes Abrianto Pardede, Kepala Subditdakgar Ditgakkum Korlantas Polri, dikutip dari NTMCPolri, Minggu (19/3/2021).

Baca Juga  Begini Cara Bayar Denda Tilang Elektronik

Atas pelanggaran lalu lintas yang tertangkap kamera, pengawas mendapat sanksi berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ). Berikut ini adalah jenis pelanggaran dan besaran denda tilang elektronik:

Baca Juga Cair Lagi, Inilah Syarat Agar Mendapatkan BLT Subsidi Gaji

1. Menggunakan Ponsel

Saat mengemudikan kendaraan baik itu sepeda motor maupun mobil pengemudi harus menjaga konsentrasi. Oleh karena itu, aktivitas selain mengemudi diyakini dapat mengganggu konsentrasi, termasuk menggunakan ponsel. Larangan penggunaan ponsel saat mengemudi diatur dalam Pasal 283 UU LLAJ. Pasal ini menjelaskan bahwa pengemudi yang melakukan kegiatan lain atau mengalami kondisi yang mempengaruhi konsentrasi di jalan akan menghadapi hukuman penjara 3 bulan atau kurang atau denda Rp 750.000.

Baca Juga  Begini Cara Bayar Denda Tilang Elektronik

2. Tidak Memakai Helm

Helm merupakan salah satu alat pengaman yang wajib digunakan oleh setiap pengendara sepeda motor. Aturan ini tertuang dalam Pasal 106 ayat (8) UU LLAJ yang mewajibkan setiap orang yang mengendarai sepeda motor dan penumpangnya mengenakan helm sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Hukuman atas pelanggaran diatur dalam Pasal 290 dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda Rp 250.000.

Baca Juga  Begini Cara Bayar Denda Tilang Elektronik

Baca Juga Tips Agar Lolos Kartu Prakerja

3. Tidak Memakai Sabuk Pengaman

Sabuk pengaman wajib dikenakan khusus bagi pengemudi dan penumpang yang berada di depan atau di samping pengemudi. Siapapun yang tertangkap kamera pengintai ETLE dan terbukti melakukan pelanggaran akan dihukum dengan sanksi mulai dari kurungan satu bulan hingga maksimal Rp 250.000.

Baca Juga  Begini Cara Bayar Denda Tilang Elektronik

4. Pelanggaran Rrambu Lalu Lintas dan Marka Jalan

Berlaku untuk pengendara mobil atau pengendara sepeda motor, harus mematuhi rambu lalu lintas dan marka jalan yang berlaku. Pelanggaran akan dikenakan pasal 287 ayat 1 dengan hukuman penjara maksimal dua bulan atau denda maksimal Rp 500.000.

5. Kenakan Pelat Nomor Palsu

Setiap kendaraan dilengkapi dengan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat nomor dan harus sesuai dengan dokumen yang ada. Ketentuan penggunaan plat nomor juga diatur. Jika pengemudi ditemukan berdasarkan pelat nomor palsu, pelanggar dapat dijatuhi hukuman sesuai dengan Pasal 280 yaitu penjara paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.

Baca Juga  Begini Cara Bayar Denda Tilang Elektronik

Hot News Begini Cara Mendapatkan Bantuan Kuota Internet dari Kemendikbud