Jangan Terlewat, Segera Ganti Kartu ATM ke Chip Sebelum Diblokir

Ganti Kartu ATM ke Chip

Pemimpin Divisi Manajemen Produk Konsumer BNI Teddy Wishadi mengatakan, batas waktu penukaran ditetapkan untuk mendorong nasabah untuk segera menukarkan kartunya ke chip.

Per Februari 2021, jumlah ATM BNI yang sudah menggunakan cip mencapai 82 persen.

Adapun jumlah ATM BNI yang belum bermigrasi ke cip mencapai sekitar 2,5 juta.

“Potensi pemblokiran kartu bisa lebih dari 1 juta kartu, namun mengenai pelaksanaannya akan kami review dan sesuaikan lebih lanjut secara bertahap,” kata Teddy.

Sama seperti Bank Mandiri, proses penukaran kartu ATM BNI sebelum dan setelah dinonaktifkan tidak akan
Masih banyak nasabah bank yang belum menukarkan kartu ATM-nya dengan kartu chip. Padahal, jadwal pemblokiran ATM atau kartu debit yang masih berbasis pita magnetik semakin dekat.

Berdasarkan surat edaran Bank Indonesia (BI), batas akhir penggunaan kartu debit ATM berbasis strip magnetik berakhir pada tahun 2021. Artinya, kartu ATM lama tidak dapat digunakan lagi mulai 1 Januari 2022.

Sejumlah bank terus mendorong nasabahnya untuk segera beralih kartu. Selain itu, bank berencana untuk menguncinya sebelum batas waktu pencadangan tiba.

Baca Juga Syarat dan Cara Mendapatkan BLT UMKM Rp 1,2 Juta

Bank Mandiri

Misalnya, Bank Mandiri telah menetapkan jadwal pemblokiran kartu ATM bergaris magnet. Pemblokiran terjadi dalam tiga langkah. Pertama, kartu dengan masa berlaku hingga 2021-2022 akan diblokir pada 1 April 2021.

Tahap kedua akan berlangsung pada 1 Juni untuk kartu dengan tanggal kedaluwarsa 2023 hingga 2025 dan tahap ketiga pada 1 Juli untuk kartu dengan masa berlaku hingga 2026 ke atas.

Sebelum penetapan jadwal pemblokiran itu, Bank Mandiri telah melakukan edukasi massal di media sosial, layar ATM dan lainnya, serta personal messaging kepada nasabah sejak awal tahun 2021.

Evi Dempowati, SVP Retail Deposit Product & Solution Bank Mandiri, mengatakan edukasi tersebut telah mendorong peningkatan pergantian kartu.

Hingga 14 Maret 2021, jumlah kartu debit chip Bank Mandiri telah mencapai 11,6 juta kartu atau 79,9 persen dari jumlah kartu yang dibutuhkan untuk chip. Jumlah kartu magnetic stripe dengan tanggal kadaluarsa 2021-2022 mencapai 8,7 persen dari total kartu yang dibutuhkan untuk menggunakan chip.

“Kami berharap 8,7 persen bisa segera menggantinya sehingga jumlah kartu yang dibersihkan pada 1 April 2021 bisa serendah mungkin,” kata Evi.

Menurut Evi, proses penggantian kartu yang diblokir tidak akan berbeda dengan pergantian kartu biasa.

Penukaran kartu dapat dilakukan melalui cabang Bank Mandiri atau Mandiri CS Machine di 5 lokasi yaitu di Mall Pondok Indah, Mall Senayan City, Mall Kota Kasablanka, Mandiri Depok dan Mandiri Bekasi Cabang Juanda.

Baca Juga Inilah Syarat Agar Dapat BLT Subsidi Gaji

BNI

Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) telah menetapkan jadwal pemblokiran mulai 1 Mei mendatang. Bank ini memberikan waktu kepada nasabah pemilik ATM untuk menukar kartunya secara mandiri hingga akhir bulan depan.

Teddy Wishadi, Kepala Divisi Consumer Product Management BNI, mengatakan batas waktu penukaran telah ditetapkan untuk mendorong nasabah segera menukar kartunya dengan chip. Hingga Februari 2021, jumlah ATM BNI yang menggunakan chip sudah mencapai 82 persen.

Jumlah ATM BNI yang belum bermigrasi ke chip mencapai sekitar 2,5 juta.

“Potensi pemblokiran kartu bisa lebih dari 1 juta kartu, namun dalam penerapannya akan kami kaji dan sesuaikan secara bertahap,” kata Teddy seperti dikutip Kompas.com.

Sama seperti Bank Mandiri, penukaran kartu ATM BNI tidak akan berbeda sebelum dan sesudah penonaktifan. Penukaran dapat dilakukan melalui cabang dan tidak dipungut biaya.

Baca Juga Inilah Tips Agar Lolos Kartu Prakerja

BCA

Sementara itu, kartu debit BCA yang bermigrasi ke chip sudah mencapai 19 juta atau sekitar 81 persen dari total jumlah kartu yang dibutuhkan untuk menggunakan chip. Bank ini tidak menetapkan jadwal pemblokiran kartu sebelum akhir tahun.

BCA mendorong nasabah untuk menukar kartu secara mandiri melalui 900 CS perangkat Digital BCA yang tersebar di seluruh Indonesia atau di kantor cabang.

“Kami berharap hasil terbaik dapat diraih dengan peningkatan edukasi dan penyederhanaan serta perluasan akses bursa, selain promosi yang mendorong konversi kartu,” pungkas Hera F. Haryn, EVP Divisi Corporate Secretariat dan Komunikasi BCA.

Hot News Cara Mendapatkan Bantuan Kuota Internet Gratis dari Kemendikbud