Inilah Penyebab Gagalnya Pencairan Insentif Kartu Prakerja

Pencairan Insentif Kartu Prakerja Gagal?

Salah satu langkah yang harus diambil setelah seseorang lulus prakerja adalah menautkan/menghubungkan e-wallet atau rekening ke Prakerja.

Baca Juga  Tips Agar Lolos Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 19

Menautkan/menghubungkan rekening juga merupakan persyaratan untuk menerima insentif karena dana akan ditransfer lewat rekening tersebut. Namun, tidak semuanya berhasil menautkan rekeningnya.

Berikut dibawah ini adalah penyebab gagalnya pencairan insentif Kartu Prakerja:

1. Nomor ponsel belum terdaftar

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memastikan bahwa nomor ponsel dan nomor rekening yang Anda gunakan sudah benar. Nomor ponsel terdaftar di Prakerja juga merupakan nomor yang sama dengan yang Anda gunakan dalam rekening.

Baca Juga  Cara Cek Daftar dan Syarat Penerima BLT UMKM Tahap 3 di Eform BRI

Hanya rekening BNI yang bisa digunakan. Begitu juga dengan e-wallet yaitu OVO, LinkAja, Gopay dan DANA. Jika Anda gagal karena nomor ponsel Anda belum terdaftar di e-wallet, daftarkan nomor ponsel Anda terlebih dahulu.

2. NIK tidak sama dengan yang di rekening bank atau e-wallet

Tidak dapat terhubung jika NIK di rekening bank atau e-wallet tidak cocok dengan rekening yang terdaftar di rekening Kartu Prakerja. Anda harus menggunakan NIK asli Anda. Anda tidak dapat menggunakan NIK orang lain.

Baca Juga  Cair September, Inilah Syarat dan Cara Daftar Bantuan UKT Rp 2,4 Juta

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktur Operasi Prakerja Hengki Sihombing mengimbau peserta untuk tidak mendaftar di NIK orang lain untuk menarik insentif. “Bisa jadi karena peserta mendaftar dengan KTP orang lain.

Jadi ketika mencoba menautkan akun, NIK-nya tidak sesuai dengan NIK yang terdaftar di kartu prakerja,” ujarnya saat jumpa pers virtual pada 26 Februari 2021.

Baca Juga  Simak Inilah Syarat Agar Mendapatkan Subsidi Listrik Hingga 50%

3. E-wallet Anda belum diperbarui

E-wallet Anda tidak akan dapat terhubung jika Anda belum memperbarui akun e-wallet Anda. Pertama, perbarui atau upgrade akun e-wallet Anda di aplikasi e-wallet yang ingin Anda sambungkan.

Perbaruan dilakukan pada e-wallet masing-masing. Yang dibutuhkan hanya KTP untuk difoto dan untuk selfie.

Jika Anda tetap mengalami masalah saat menghubungkan rekening bank atau e-wallet Anda, Anda dapat menghubungi layanan pelanggan bank dan mitra e-wallet di alamat berikut: BNI: 1 500 046 OVO: 1500696 Linkaja: 150911 Gopay: (021) 50849000 atau layanan pelanggan @ gojek.com DANA: 1.500445

Baca Juga  Cek Disini, BLT Rp 1 Juta untuk Anak Sekolah Akan Segera Cair

Jika Anda menemukan bahwa nomor rekening atau e-wallet yang Anda daftarkan salah atau tidak cocok, Anda dapat mengubahnya.

Caranya adalah dengan membuka dashboard prakerja dan kemudian klik “Atur” di area akun. Kemudian klik “Putuskan Rekening” untuk memutuskan sambungan akun Anda. Sistem kemudian memproses keputusan akun.

Jika sudah diputuskan, Anda harus segera menyambungkan kembali akun tersebut.

Baca Juga  Begini Cara Ajukan Pinjaman KUR Rp 10 Juta Buat Alumni Kartu Prakerja

Dana insentif diberikan setelah penerima menyelesaikan pelatihan pertama.

Pelatihan pertama dibatasi waktunya, maksimal 30 hari setelah yang bersangkutan memenuhi syarat atau lolos sebagai penerima prakerja. Jika batas waktu terlampaui, keanggotaan akan dinonaktifkan atau dicabut.

Untuk mengetahui berapa banyak saldo pelatihan yang dimiliki, Anda dapat memeriksa akun masing-masing secara berkala.

Dana Insentif Dana Insentif disediakan untuk penerima prakerja yang sah yang telah menyelesaikan pelatihan awal mereka.

Baca Juga  Begini Cara Buat Akun Pendaftaran Kartu Prakerja

Insentif diberikan dengan mentransfer dana ke rekening bank atau akun e-wallet yang telah terdaftar.

Insentif terdiri dari dua yaitu insentif biaya pencarian kerja sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan dan insentif untuk mengisi survei evaluasi sebesar Rp 50.000 per survei sebanyak tiga kali.