Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 19

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 18

Pendaftaran kartu prakerja angkatan ke-19 telah dibuka pada Kamis 26 Agustus 2021 pada pukul 19.00. Kuota pendaftaran yang tersedia untuk gelombang 19 kartu prakerja ini adalah 800.000 orang. Pelamar dapat mendaftar di www.prakerja.go.id.

Baca Juga  Cek Disini, BLT Rp 1 Juta untuk Anak Sekolah Akan Segera Cair

Cara membuat akun prakerja:

  • Masuk ke website www.prakerja.go.id dan klik “Daftar”
  • Masukkan nama lengkap Anda, alamat email dan kata sandi baru Anda
  • Periksa email dari kartu prakerja dan ikuti instruksi untuk memverifikasi akun email
  • Setelah mengkonfirmasi bahwa akun email berhasil, kembali ke situs prakerja untuk melengkapi informasi pribadi
  • Setelah membuat akun, pemegang akun harus memasukkan informasi pribadinya.
Baca Juga  Begini Cara Buat Akun Pendaftaran Kartu Prakerja

Cara melengkapi data pribadi:

  • Masuk ke akun dengan alamat email dan kata sandi yang Anda buat
  • Masukkan nomor KTP dan tanggal lahir Anda dan klik “Berikutnya”
  • Masukkan informasi pribadi Anda dimulai dengan nama lengkap Anda, alamat email, alamat rumah, domisili, pendidikan, status pekerjaan dan foto KTP. Kemudian klik “Berikutnya”
  • Masukkan nomor telepon dan kode OTP yang dikirim melalui SMS
  • Mengikuti tes setelah melengkapi data diri, pemegang akun akan diminta untuk melaksanakan tes pertama berupa tes motivasi dan keterampilan dasar
Baca Juga  Kabar Baik, Calon Pengantin Bakal Dapat BLT Rp 3,5 Juta

Inilah yang harus Anda ketahui tentang tes motivasi dan keterampilan dasar ini:

  • Ikuti tes motivasi dan keterampilan dasar selama 15 menit
  • Jika perlu, siapkan kop surat dan kertas
  • Setelah menyelesaikan tes, tunggu pemberitahuan email dari kartu prakerja
  • Setelah menerima pemberitahuan email, kembali ke situs web dan bergabunglah dengan gelombang pendaftaran yang saat ini sedang dibuka
Baca Juga  Mudah Banget, Begini Cara Daftar Program Indonesia Pintar (PIP) 2021

Hal yang perlu diperhatikan saat mendaftar Kartu Prakerja.

1. Seleksi berdasarkan NIK Saat mendaftar program Kartu Prakerja, pelamar harus memverifikasi keabsahan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Validitas artinya pelamar otomatis tidak memenuhi syarat jika status pekerjaan tidak memenuhi persyaratan penerima kartu kerja.

Hal ini dikarenakan pemilihan dilakukan oleh pihak penyelenggara melalui nomor NIK sebelum melakukan perekrutan. “Dan kami informasikan bahwa manajemen pelaksana hanya menggunakan NIK yang disediakan kementerian / lembaga,” kata Denny.

Baca Juga  Cair Lagi, Inilah Syarat Agar Mendapatkan BLT Subsidi Gaji

2. Cara Validasi NIK Penyebab umum kegagalan registrasi program Kartu Prakerja adalah karena data NIK status pekerjaan tidak memenuhi persyaratan.

Jika pelamar adalah kelompok yang pantas diberikan kartu prakerja, keabsahan data dapat diverifikasi dengan menghubungi kementerian atau lembaga terkait.

“Untuk keabsahannya bisa menghubungi kementerian dan lembaga terkait yang memiliki dan mengelola data tersebut,” jelas Denny.

Baca Juga  Begini Cara Dapatkan Bantuan Rp 300 Ribu Per Bulan dari BLT Desa

Denny juga mencontohkan kasus yang kerap terjadi ketika gagal dalam pemilihan Kartu Prakerja. Salah satunya adalah data peserta yang masih terdaftar sebagai mahasiswa atau pelajar meski telah lulus.

“Ini akan kita manfaatkan untuk memberi informasi, NIK itu masih bisa didata teman-teman, misalnya di Dinas Pendidikan. Artinya status mereka tetap dipandang aktif,” kata Denny. Untuk masalah ini, Denny menyarankan agar peserta menghubungi universitas masing-masing dan melakukan update data.

Baca Juga  Inilah Persyaratan untuk Pendaftaran Kartu Prakerja

Siapa saja yang tidak dapat mendaftar Program Kartu Prakerja:

  • Pejabat Negara Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
  • Aparatur Sipil Negara (ASN)
  • Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI)
  • Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)
  • Kepala dan pejabat desa Direktur, komisaris dan dewan pengawas pada perusahaan negara atau daerah
  • Penerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial, penerima bantuan subsidi upah (BSU), Banpres Usaha Mikro Produktif (BPUM)
  • Penerima Kartu Prakerja gelombang sebelumnya Warga Negara Asing (WNA)
  • Pesertanya kurang dari 18 tahun
Baca Juga  Inilah Syarat dan Cara Daftar KIP Kuliah (Kartu Indonesia Pintar) 2021

3. Pastikan nomor ponsel dan alamat email Anda aktif saat Anda mendaftarkan kartu prakerja. Anda perlu memasukkan nomor ponsel dan alamat email Anda. Oleh karena itu, saat mendaftar Kartu Prakerja, pastikan Anda memiliki nomor ponsel aktif dan alamat email, karena diperlukan verifikasi kode OTP.

4. Pastikan NIK dan KK sudah sesuai. Salah satu kendala yang mungkin dihadapi pendaftar adalah adanya keluhan bahwa NIK dan KK tidak sesuai.

Baca Juga  Guru Honorer dan non PNS Dapat BSU Rp1,8 Juta, Daftar Disini

Jika Anda menemukan ketidaksesuaian antara NIK dan KK, Anda dapat menghubungi Call Center Dukcapil di 1500-538 atau menghubungi kantor Dukcapil terdekat.

Adapun seleksi Kartu Prakerja, salah satu indikatornya adalah data dari NIK.

Jika NIK tidak sesuai, maka NIK tersebut tidak memenuhi syarat untuk menerima kartu prakerja.

Denny juga senantiasa mengingatkan masyarakat agar tidak tertipu dengan situs palsu yang mengatasnamakan Prakerja.

Baca Juga  Tips Agar Lolos Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 19

Halaman informasi resmi Prakerja hanya dapat diakses melalui www.prakerja.go.id. “Semua informasi tersedia secara online. Teman-teman hanya melihat ke tempat ini untuk mendapatkan informasi resmi. Jangan kemana-mana karena ini bisa saja scam,” tambah Denny.